.jpeg)
Prodi PTE Luluskan 19 Yudisiawan pada Yudisium Gelombang II FTK UIN Ar-Raniry
Prodi PTE Luluskan 19 Yudisiawan pada Yudisium Gelombang II FTK UIN Ar-Raniry
Banda Aceh – Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar-Raniry Banda Aceh kembali menggelar Yudisium Gelombang II Tahun 2026 pada Selasa, 9 Juni 2026, bertempat di Auditorium Ali Hasjmy UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momentum penting bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh proses akademik dan dinyatakan lulus sebagai calon sarjana dari berbagai program studi di lingkungan FTK.

Pada yudisium kali ini, Program Studi Pendidikan Teknik Elektro (PTE) meluluskan sebanyak 19 yudisiawan. Dari jumlah tersebut, 12 lulusan berhasil meraih predikat Cumlaude, 1 lulusan memperoleh predikat Sangat Baik, dan 4 lulusan memperoleh predikat Baik.
Prestasi membanggakan juga diraih oleh dua lulusan terbaik Program Studi Pendidikan Teknik Elektro, yaitu Muhammad Muntaza dan Rahmat Rozi, yang berhasil menunjukkan capaian akademik dan kompetensi yang unggul selama menempuh pendidikan.
Dalam rangkaian kegiatan yudisium, orasi ilmiah disampaikan oleh Dr. Nashriyah, M.A. yang mengangkat tema mengenai peran guru yang baik di sekolah. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa seorang guru tidak hanya bertugas menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi teladan dalam membentuk karakter, etika, dan nilai-nilai kehidupan peserta didik. Guru dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan kepribadian agar mampu menjawab tantangan pendidikan yang semakin dinamis.
Sementara itu, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh dalam arahannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh yudisiawan yang telah berhasil menyelesaikan studi. Beliau berpesan agar para lulusan senantiasa menjaga nama baik almamater, terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta mengabdikan ilmu yang dimiliki untuk kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara.
Keberhasilan para yudisiawan menjadi bukti nyata dari sinergi antara mahasiswa, dosen, dan seluruh sivitas akademika dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing
